sekelasnya di fesbuk jadi teringat waktu masih sekolah di sekolah
dasar dulu ikk.."
waktu aku sekolah dasar dulu, aku sekolah di SD swasta milik
Yayasan Kristen, dan kalo berangkat sekolah musti naik angkot
kurang lebih 15 menit dari rumah. Kebetulan juga nyokap ( ibuku )
ngajar di sebuah SD inpres yang tak jauh dari rumah, jadi klo aku
mau berangkat sekolah pasti aku melewati sekolahan tempat nyokap
ngajar.
waktu SD, jam 7 kurang seperempat aku harus sudah ada di
sekolahan, sedangkan nyokap mulai ngajar jam tujuh pagi, mau tidak
mau pasti aku yang berangkat duluan ke sekolah. Apalagi kalau pas
hari senin, jam 6 pagi aku sudah siap buat berangkat.
Ketika aku mau berangkat, ibu pasti sudah mempersenjatai aku
dengan logistik berupa arem-arem, kadang-kadang putu ayu dan
donat dalam bungkusan plastik kresek besar. Kadang kalau hari
tertentu ibu menyuruhku membawa dua buah termos es lilin.
Dan herannya, semuanya itu sudah siap sebelum jam aku dan kakak-
kakakku bangun pagi untuk bersekolah, padahal ibuku juga
mempersiapkan segala keperluan keluarga setiap harinya. Belum juga
persiapan mengajar di sekolah ibuku sendiri.
Kesemua logistik yang ibu berikan ke aku itu bukan untuk kebutuhan
aku semata, melainkan untuk aku bawakan dari rumah ke kantin di
sekolahan ibuku. Aku keluar dari rumah bawa tas sekolahku dan dua
tanganku membawa dua bungkus tas plastik kresek besar yang isinya
arem-arem dan putu ayu, atau kadang-kadang salah satunya berisi
donat.
Kalaupun ada arem-arem atau donat lebih buatan ibu, bisa aku bawa
satu atau dua buah untuk bekal aku ke sekolah.
di hari hari tertentu, aku lupa jadwal hari pastinya, yang aku inget sih
kayaknya pas hari itu tuh kelas yang di pegang sama ibuku pas ada
jadwal olah raga. pada saat hari ini aku bukan lagi membawa arem-
arem, putu ayu, ataupun donat. Tapi aku membawa dua buah termos
es lilin yang termos satu berisi es rasa rujak dan termos yang satunya
berisi es lilin buah.
Seperti hari-hari berikutnya, semuanya itu aku bawakan ke kantin di
sekolahan tempat ibuku mengajar.
Dalam hati pernah juga aku menyesal, dimana pada salah satu hari
pada saat ibuku menyuruhku membawakan logistik itu ke kantin
sekolahnya, aku menolak untuk membawakanya. Ihh..betapa jahatnya
aku pada saat itu...!
Aku yakin, ibuku pasti memaklumi dan memaafkan kebandelanku
pada hari-hari aku menolak sebagian kecil dari permintaannya pada
pagi itu.
tetapi dengan berlalunya waktu, hari, dan tahun.. Aku sadar itu semua
ibu lakukan untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarga. Seberapa
besar sih gaji dari seorang Guru?
Dengan biaya hidup yang semakin banyak, tambal sulam pasti sudah
sering ibuku lakukan, dan aku tak mengetahuinya..Hebat bukan?
yang aku tahu pada saat itu, disaat aku menegadahkan tanganku, disaat
ku meminta sesuatu, ibuku pasti mewujudkannya..( dengan catatan
sebatas jajan saja lho).
arem-arem aku rindu padamu..
putu ayu aku kangen sama kamu
Donat-donatku, aku sayang padammu
termos-termos kecilku aku ingin memelukmu..
* ku persembahkan untuk ibuku tersayang
***** Love U Ibu *******
*laksmana:................