di bangku besi putih teras rumahmu
di iringi derai hujan kecil yang membuat kita merapat
cerita demi cerita mengalir dari bibirmu
pandangan mataku tak lepas sedikitpun memandang tiap kerutan di wajahmu
suasana malam itu begitu indah
serasa aku telah mengenalmu dari dulu
dan aku ingin mengenalmu hingga nantinya
bila ada masih ada waktu
kan kudatangi dirimu
dan akan kuceritakan semuanya
cerita dimana aku merindukanmu
cerita dikala aku jauh darimu
hingga saat itu tiba
hingga Tuhan kan pertemukan kita kembali
ku khan menjaga perasaan ini padamu
hubungan indah
percakapan yang hangat
suasana yang tak kan kulupa
hari yang bahagia bagiku
bangku besi putih di teras
menjadi saksi bisu antara aku dan dirimu
* laksmana 2008
Tidak ada komentar:
Posting Komentar