Bulanku dan Bulanmu
dua insan mencoba meraih asa di mimpi
berusaha menghapuskan rasa ego di diri
desahmu dan manjamu membuat lengkap malam itu
terucap kata berulang-ulang jangan kau tinggalkan aku
sahabat sahabat kecil acap kali mengganggu
suara suara hewan malam mulai beradu
seakan cemburu melihat dua hati sedang bercumbu
tanpa henti menghiraukan sang waktu
rangkaian cerita di masa lalu sedikit demi sedikit menyatu
meski tanpa ada aturan pasti akan berlaku
malamku dan malammu adalah satu
seiring hati dan jiwa ini masuk ke duniamu
wajah bulanku dan bulanmu tak sama
kabut malam disini tak setebal kabut malam di sana
tanpa sadar gelak tawa pecah seketika
kuharap suasana yang sama akan tiba
soputan, denpasar 2009
* Laksmana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar